Menciptakan Kemajuan pada Lembaga Pendidikan
Disebuah desa terpencil, terdapat sekolah yang tidak bisa dibilang maju dan tidak pula dibilang terbelakang. Di sekolah terdapat petugas dari luar kota, Saya sebut namanya Mbak Herni. Setelah dari lamanya bertugas di sekolah itu, ia banyak menyatakan beberapa permasalahan yang ada disekolah itu. “salah satu penyakit dalam Pendidikan di Indonesia ialah rendahnya Kompetensi para guru” Ungkap Mbak Herni. Hal ini menjadi salah satu permasalahan dalam berbagai sekolah yang mempunyai kerendahan bidang dalam kemampuan guru.
Di sekolah itu, terdapat 9 guru dari 5 guru yang belum mengemban sarjana Pendidikan dan 4 guru tersebut guru yang sudah mengemban sarjana, akan tetapi kompetensinya tidak bisa dibilang mampu dalam bidang yang di embannya/yang ditugaskan pada guru-guru tersebut.
Terdapat pula permasalahan dari cara proses belajar didalam kelas. Di sekolah itu beberapa guru hanya menerapkan metode ceramah saja. Sesuai dengan kurikulum 2013, bahwa guru tetaplah teko dan siswa adalah gelas, sedang dalam UU No.14 th 2015 tentang guru dan dosen bahwa guru adalah pembelajaran yang harus menjadi Fasilitator, Motivator, dan pemberi Inspirasi. Untuk Ini siswa-siswi tidak pasif di tempat belajar akan tetapi juga ikut aktif didalam kelas. Yang perlu diketahui bagi para guru, yakni Figur seorang guru yaitu terdapat 4 Kompetensi :
1. Pedagogik, yakni Ilmu dan seni dalam diri seorang guru.
Mari, Berproses !!!
Menjadikan Pendidikan di Negara Indonesia Berkualitas.
Komentar
Posting Komentar